[Minang] Serba-Serbi TARI PIRING


Mungkin, dalam urusan membawa piring, orang Minanglah jagonya. Lihat saja kalau kita makan di Restoran Padang, para pelayan akan membawa hidangan dengan menumpuk piring hanya di atas satu tangan. Dan tidak jatuh.

Budaya piring ini tampaknya masuk juga ke dunia tari. Adalah sebuah tarian yang bernama Tari Piring. Dari namanya kita bisa menebak, tari ini pasti berhubungan dengan piring. Betul, memang penarinya menari dengan membawa piring di kedua tangannya.

Gerakan mereka sangat cepat dan dinamis sambil membolak-balikan piring yang ada di telapak tangan mereka. Dan tentu saja dengan keahliannya, piring-piring itu tidak terjatuh.

Tarian ini bisa dibawakan secara berpasangan atau berkelompok, Musik pengiring biasanya adalah alat musik tradisional Minang yang disebut Talempong dan Saluang. Gerakan yang atraktif, menghentak dan kadang kala menjelang akhir tarian, piring-piring tersebut dilempar ke atas. Kemudian piring yang jatuh pecah di lantai akan diinjak-injak oleh para penarinya.

Konon, tari ini tercipta sebagai perwujudan rasa hormat kepada Dewi Padi atas hasil panen mereka. Namun saat ini, tarian ini lebih banyak dipertunjukkan dalam acara-acara perhelatan seperti pernikahan atau acara penyambutan tamu-tamu pemerintah yang berkunjung ke Sumatera Barat. Coba tebak, berapa piring yang sudah pernah pecah? [ameL – 16 desember 2009]

2 Komentar (+add yours?)

  1. Arief Masashi Kishimoto
    Feb 12, 2012 @ 22:49:03

    Kok nama Alat Musik nya kg ada?????

    Balas

  2. Yosse
    Apr 12, 2012 @ 12:23:44

    nico blog, i like the Template ! simple but its a good template🙂

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: