[Betawi] Tari Cokek


Kalau Jawa Barat punya Jaipong yang kerap dianggap ‘agak’ seronok, Betawi ternyata juga ada juga. Tari Cokek namanya. Entah kenapa, tari asli Betawi ini dianggap punya goyang yang rada erotis. Benarkah?
Nama cokek sendiri berasal dari nama baju jenis kebaya yang dipakai oleh penarinya.

Tariannya diwarnai oleh budaya etnik Cina, karena saat itu kaum etnik Cina banyak berbaur dengan kaum pribumi. Biasanya tari ini dibawakan secara berpasangan antara laki-laki dan perempuan. Lenggak-lenggoknya yang sedikit erotis mengingatkan kita akan Sintren Cirebon atau Ronggeng Jawa Tengah.

Orkes pengiringnya adalah musik tradisional Betawi yang disebut gambang kromong. Gambang kromong saat ini masih tetap digunakan untuk mengiringi tarian yang lebih modern seperti tari Sirih Kuning dan Sembah Nyai.

Keunikan tari cokek ini adalah selalu mengajak penontonnya untuk berinteraksi. Penonton atau tamu dikalungi selendang untuk kemudian diajak menari bersama. Biasanya dimulai dari tamu yang dianggap paling dihormati. Mereka menari berpasangan dengan jarak dekat namun tidak bersentuhan. Sesekali berputar ataupun saling memunggungi. Dalam bahasa Betawi gerak tari ini disebut Ngibing.

Saat ini Tari Cokek sudah agak jarang dibawakan, kalaupun ada hanya terbatas pada acara-acara gelar budaya atau pertukaran misi kebudayaan antar negara. Itupun sudah tidak asli lagi seperti tidak mengajak penonton untuk ngibing bersama. [ameL – 22 desember 2009]

2 Komentar (+add yours?)

  1. Shifa
    Apr 12, 2010 @ 13:46:21

    Kak Tira udah komentar,ya???
    Oya ni web average

    Balas

  2. Shifa
    Apr 12, 2010 @ 13:47:03

    WHAT??!!Jd blom?YHEYYY!!!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: