Merusak Lingkungan Hidup = Melangar HAM


JANGAN main-main dengan lingkungan hidup, karena Anda bisa dituding melanggar HAM. Eh, memang ada hubungannya ya? Ada. Paling tidak, seperti yang dikatakan Kumi Naidoo, Direktur Greenpeace, orang Afrika pertama yang memimpin organisasi ini, dua hal tersebut di atas memanglah berkaitan.

Seperti dilansir oleh situs dw-world.de. Kumi menegaskan bahwa degradasi lingkungan yang mengekploitasi sumber daya alam akan berujung pada banyaknya angka pengangguran dan kemiskinan. Dan tentu saja pengangguran serta kemiskinan adalah hal yang bisa memicu terjadinya banyak pelanggaran terhadap HAM.

Kumi menambahkan, negara-negara di Afrika-lah yang saat ini paling merasakan dampak dari perubahan iklim. Suhu yang meningkat menyebabkan musim kering yang berkepanjangan. Mungkin dampak yang bisa dirasakan langsung adalah masalah kemiskinan sebagai akibat dari kekeringan.

Sedangkan proses penyebab kekeringan akibat iklim itu sendiri tak dimengerti oleh warganya, karena memang prosesnya berlangsung lambat. Dan tentu saja mereka masih bergulat untuk tetap survive dengan masalah kemiskinannya, bukan tentang proses penyebabnya.

“Akan dicoba untuk mempopulerkan masalah lingkungan hidup kepada masyarakat yang tengah memerangi kemisikinan dengan menunjukkan hubungan masalah yang mereka alami dengan kekacauan iklim,” tekad Kumi.

Lebih jauh Kumi mengatakan, saat ini aksi radikal sangat diperlukan bagi keselamatan lingkungan. Melindungi hutan bukan hanya sekedar tugas bagi para pecinta hutan saja, namun ini adalah masalah bersama guna mengamankan planet bumi.”Jika bukan kita, lantas siapa lagi,” tandasnya. [ameL – 2 Februari 2010]

4 Komentar (+add yours?)

  1. ismail agung
    Feb 08, 2010 @ 20:01:13

    Negara dari benua hitam memang yang paling merasakan dampak dari perubahan iklim. Bayangkan saja, perusahaan sekelas shell yang meng-eksploitasi sumber daya alam disana tidak banyak berkontribusi besar terhadap masyarakat sekitarnya. Malah penduduknya sendiri cukup kesulitan untuk mendapatkan minyak. Belum lagi gas buangan dari kilang minyak yang sebenarnya bisa saja dimanfaatkan oleh masyarakat malah dibuang dan dibakar percuma. Yang lebih parahnya, ya pencemaran lingkungannya, air-air tanah berubah jadi racun, sungai tak lagi jernih ikan-ikan pun harus dimandikan dengan sabun terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Ditambah dengan pejabat yang korup. Wah makin nelangsa saja hidup disana. Lebih jelasnya bisa dilihat di film the age of stupid.

    Balas

  2. amelzone
    Feb 09, 2010 @ 15:44:43

    benar mas. persoalan itu memang alurnya panjang. kalau salah satu rangkaian itu terputus atau tidak bersinergi, jadinya ya tidak ada penyelesaian. komentarnya membuat saya banyak belajar juga mas. makasih.

    Balas

  3. Ismail Agung
    Feb 10, 2010 @ 02:05:35

    Klo kita merunut sejarah perang yang terjadi di dunia, maka hampir semuanya dikarenakan perebutan sumber daya alam. Dulu afrika di perebutkan karena batu berlian yang melimpah, kini yang menjadi prioritas seluruh dunia adalah minyak. Jadi jangan heran klo amerika tetep keukeuh sama irak.
    Ayoh film the age stupid-nya ditonton, cari aja di youtube. Filmnya bagus buat pengetahuan tentang lingkungan.

    Balas

  4. amelzone
    Feb 11, 2010 @ 06:12:19

    Oke mas, nanti aku coba cari ya….thanks buat Infonya……

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: