Plastiki : Perahu Layar Antik berbahan dasar limbah plastik


Ternyata kalau kreatif, sampah plastik yang susah didaur ulang dan memerlukan waktu jutaan tahun untuk terurai di alam, bisa jadi barang yang berguna lho.

Jika di Indonesia sampah plastik dibuat berbagai kerajinan tangan seperti bunga, tas dll, lain lagi para kreator dari United Nations Environment Programme (UNEP) di San Fransisco, mereka membuat sebuah perahu layar yang terbuat dari sampah plastik. Selain memang digunakan untuk mengurangi sampah plastik, UNEP juga mempunyai misi untuk membantu kampanye lingkungan global.

Perahu Layar yang kemudian dinamakan Plastiki ini hampir seluruhnya terbuat dari sampah plastik dan bahan daur ulang. Berbahan dasar kurang lebih 12.500 botol plastik, perahu Plastiki ini dianggap mampu berlayar menjelajahi Samudera Pasifik Dan penjelajahan perdananya akan dilakukan akhir Maret ini dari San Fransisco menuju Pelabuhan Sydney Australia, seperti dilansir Berling dari situs theplastiki.com

Dalam penjelajahan yang akan dinahkodai oleh petualang dari Inggris, David de Rothschild ini, Plastiki akan singgah di beberapa titik atau tempat untuk mendata kawasan yang telah tercemar limbah dan seberapa besar kerusakan yang dialaminya. Ya, semoga saja banyak kreator-kreator lain yang bisa berkarya menggunakan limbah, bukan saja limbah plastik tapi juga limbah lainnya, setidaknya untuk mengurangi dampak kerusakan di muka bumi ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: